close
Wednesday, May 4, 2016

Sunah Rasul : Tata Cara Dan Adab Keluar Rumah Atau Berangkat Kerja Menurut Sunah Muhammad SAW

Setiap Muslim hendaknya memperhatikan sunnah-sunnah ketika ia akan keluar rumah dan kembali/masuk ke dalam rumah. Misalnya saja doa yang diucapkan, memberi salam, dan lainnya. Doa yang dianjurkan ketika hendak keluar rumah yaitu:

Bismillahi tawakaltu ‘alallahi laa haula walaa quwwata illa billah


Artinya: “Dengan nama Allah, aku berserah diri kepada Allah. Tidak ada daya dan kekuatan selain dari Allah.” (HR. Abu Daud, Tirmidzy dan Nasai)

Doa lain yang diajarkan Rasulullah saw yaitu:

Allahumma innii a’uudzubika an adlilla au udlalla, au azilla au uzalla, au azhlima au uzhlama, au ajhala au yujhala ‘alayya


Artinya: “Dengan nama Allah, aku berserah diri kepada Allah. Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari menyesatkan atau disesatkan; dari menggelincirkan atau digelincirkan; dari menganiaya atau dianiaya; dari membodohi atau saya dibodohi (orang lain) (HR. Abu Daud dan Tirmidzy)

Dengan membaca doa ini insya Allah kita akan selalu dilindungi oleh Allah swt selama berada di luar rumah.

Sunnah berikutnya adalah mendahulukan kaki kiri ketika keluar rumah, serta memberi salam kepada keluarga. Sebelum keluar rumah hendaknya menentukan niat dan tujuan, serta memastikan barang bawaan tidak ada yang tertinggal.

Kaum perempuan yang hendak keluar rumah harus memperhatikan hal-hal berikut: tidak diperkenankan memakai wangi-wangian/parfum, menutup aurat dan merapikan hijab/jilbabnya. Selain itu, haram bagi wanita berpergian tanpa izin orangtua/suami dan dilarang berpergian sampai tiga hari tanpa disertai mahramnya. Diriwayatkan dari Abu Said al-Khudri ra katanya: Rasulullah saw bersabda: “Haram bagi seorang wanita yang beriman kepada Allah dan Hari Akhirat musafir, di mana perjalanannya melebihi dari tiga hari melainkan bersama ayah, anak lelaki, suami, saudara lelaki atau siapa sahaja mahramnya yang lain.” (H.R. Bukhari dan Muslim)

Ketika kembali dari berpergian dan hendak masuk ke rumah, disunnahkan untuk berdoa:

Allahuma inni as aluka khoiral muulaji wa khoiral mukhroji bismillahi walajnaa wa bismillahi khorojnaa wa alalloohi rabbina tawakkalnaa

Artinya: “Ya Allah, aku minta kepadaMu baiknya rumah yang kumasuki dan rumah yang kutinggalkan. Dengan nama Allah kami masuk rumah, dengan nama Allah aku keluar rumah, serta kepada-Nya aku berserah diri. ”

Ketika masuk ke rumah hendaknya mendahulukan kaki kanan dan mengucapkan salam kepada keluarga yang berada di rumah.

mam Nawawi mengatakan, “Disunnahkan melafalkan ‘bismillaah’ serta memperbanyak dzikrullah dan mengucapkan salam.”


Sunnah-sunnah lain yang ada pada perkara ini:
1. Dzikrullah, atau menyebut nama Allah; yakni ketika masuk ke dalam rumah, berdasarkan hadits Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam:

“Jika seseorang masuk ke rumahnya lantas berdzikir kepada Allah ketika masuknya dan ketika ia makan, maka setan berseru (dengan penuh penyesalan kepada teman-temannya), ‘Tidak ada tempat bermalam dan tempat makan bagi kalian’.” (HR. Muslim).

2. Bersiwak, atas dasar hadits:

“Apabila Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam masuk ke rumahnya, beliau memulainya dengan bersiwak.”
(HR. Muslim).

3. Mengucapkan salam

Berdasarkan firman Allah Ta’ala, “Maka apabila kalian memasuki (suatu rumah dari) rumah-rumah (ini) hendaklah kalian memberi salam kepada (penghuninya; yang berarti memberi salam) diri kalian sendiri, dengan salam yang ditetapkan dari sisi Allah, yang diberkati lagi baik.” (An-Nur (24): 61).

4. Saat keluar rumah, maka doa yang diucapkan:

“Bismillaahi tawakkaltu ‘alallaah, wa laa haula wa laa quwwata illa billaah” (Dengan nama Allah, aku bertawakal kepada Allah. Dan tiada daya dan kekuatan kecuali dengan pertolongan Allah).

Pada riwayat lain disebutkan redaksi, “Cukup bagimu (dengan bekal doa ini). Kamu telah membuat perisai (atas dirimu), dan kamu telah mendapatkan petunjuk. Dengan doa itu kamu terselamatkan (dari gangguan) setan.” (HR. Tirmidzi dan Abu Dawud).

Buah yang dapat dipetik dari pengamalan sunnah ketika keluar rumah ini:

1. Seorang hamba mendapatkan kecukupan dari semua urusan dunia dan akhirat yang ia harapkan.

2. Seorang hamba memperoleh perisai yang melindunginya dari segala kejahatan dan hal yang tidak disukaianya, baik berasal dari jin ataupun manusia.

3. Seorang hamba menemukan sinar hidayah yang merupakan lawan dari kesesatan. Allah menunjukinya dalam seluruh urusannya, baik agama maupun dunianya.

Sunah Rasul : Tata Cara Dan Adab Keluar Rumah Atau Berangkat Kerja Menurut Sunah Muhammad SAW Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Hana Shidqia