Friday, May 25, 2018

Cina Paksa Pelajar Muslim Teken Perjanjian untuk Tidak Berpuasa

Cina Paksa Pelajar Muslim Teken Perjanjian untuk Tidak Berpuasa

CINA—Pemerintah Daerah Otonomi Xinjiang Cina dilaporkan telah memaksa para mahasiswa Muslim menandatangani perjanjian untuk tidak berpuasa selama bulan Ramadhan. Keterangan ini menurut laporan yang diterbitkan oleh Radio Free Asia, Senin (21/5/2018).

Menurut laporan RFA, mahasiswa Muslim lokal dipaksa untuk menandatangani ‘ikrar’ bersama orang tua mereka yang menyatakan bahwa mereka tidak akan berpuasa atau beribadah selama Ramadhan. Langkah ini pertama kalinya pihak berwenang secara khusus menargetkan pelajar dengan langkah-langkah seperti itu.

“Karena kami adalah siswa, kami tidak berpuasa. Kami telah menandatangani perjanjian sekolah dan juga menulis surat janji,” ungkap seorang siswa kepada RFA. Dia menambahkan bahwa orang tuanya juga “tidak diizinkan untuk mempraktikkan hal-hal berkaitan dengan ibadah puasa Ramadhan di depan anak-anak mereka.”

Cina Paksa Pelajar Muslim Teken Perjanjian untuk Tidak Berpuasa

Seorang kader partai wanita di daerah Peyziwat mengatakan bahwa menjelang Ramadhan semua kader dan anggota partai dipanggil ke kantor daerah untuk melakukan pertemuan. Dalam pertemuan tersebut sang kader diberitahu untuk ‘lebih waspada’ dan ‘memberi perhatian khusus’ kepada siapa pun yang mengeluh tentang kebijakan pemerintah mengenai ekstremisme agama.

Kasus ini adalah contoh terbaru dari penindasan agama yang dilakukan oleh otoritas Partai Komunis Cina, yang sebelumnya telah memaksa restoran untuk tetap buka dan membatasi akses ke masjid selama liburan, yang tahun ini berlangsung antara 16 Mei – 14 Juni. Langkah-langkah tersebut biasanya digambarkan sebagai upaya untuk memerangi “ekstremisme.”

Akibatnya, banyak umat Muslim hidup dalam ketakutan karena mempraktikkan ibadah mereka, terutama selama waktu khusus seperti Ramadhan dan Paskah.
Cina Paksa Pelajar Muslim Teken Perjanjian untuk Tidak Berpuasa Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Hana Shidqia
Loading...