Doa,Sejarah,Ilmu,Islam,Tafsir Quran,Palestina

YA'JUJ MA'JUJ : Mengenal Lebih Dekat Yajuj dan Majuj dan Dzul Qarnain dari Berbagai Sumber

Mengenal Lebih Dekat Yajuj dan Majuj dari Berbagai Sumber

Menguak Lokasi Penjara Tembok Besi Ya'juj Ma'juj 
Sumber Al-Qur'an (QS. AL KAHFI :83-98)
83 Mereka akan bertanya kepadamu (wahai Muhammad) tentang Dzulkarnain. Katakanlah: "Aku akan bacakan kepadamu cerita tentangnya".
84 Sesungguhnya Kami telah memberi kekuasaan kepadanya di (muka) bumi, dan Kami telah memberikan kepadanya jalan (untuk mencapai) segala sesuatu,
85 maka diapun menempuh suatu jalan.
86 Hingga apabila dia telah sampai ketempat terbenam matahari, dia melihat matahari terbenam di dalam laut yang berlumpur hitam, dan dia mendapati di situ segolongan umat. Kami berkata: "Hai Dzulkarnain, kamu boleh menyiksa atau boleh berbuat kebaikan terhadap mereka.
87 Berkata Dzulkarnain: "Adapun orang yang aniaya, maka kami kelak akan mengazabnya, kemudian dia kembalikan kepada Tuhannya, lalu Tuhan mengazabnya dengan azab yang tidak ada taranya.
88 Adapun orang-orang yang beriman dan beramal saleh, maka baginya pahala yang terbaik sebagai balasan, dan akan kami titahkan kepadanya (perintah) yang mudah dari perintah-perintah kami"
89 Kemudian dia menempuh jalan (yang lain).
90 Hingga apabila dia telah sampai ke tempat terbit matahari (sebelah Timur) dia mendapati matahari itu menyinari segolongan umat yang Kami tidak menjadikan bagi mereka sesuatu yang melindunginya dari (cahaya) matahari itu,
91 demikianlah. dan sesungguhnya ilmu Kami meliputi segala apa yang ada padanya.
92 Kemudian dia menempuh suatu jalan (yang lain lagi).
93 Hingga apabila dia telah sampai di antara dua buah gunung, dia mendapati di hadapan kedua bukit itu suatu kaum yang hampir tidak mengerti pembicaraan (susah memahami bahasa Dzulkarnain)
94 Mereka berkata: "Hai Dzulkarnain, sesungguhnya Ya'juj dan Ma'juj itu orang-orang yang membuat kerusakan di muka bumi, maka dapatkah kami memberikan sesuatu pembayaran kepadamu, supaya kamu membuat dinding antara kami dan mereka?"
95 Dzulkarnain berkata: "Apa yang telah dikuasakan oleh Tuhanku kepadaku terhadapnya adalah lebih baik, maka tolonglah aku dengan kekuatan (manusia dan alat-alat), agar aku membuatkan dinding antara kamu dan mereka,
96 berilah aku potongan-potongan besi". Hingga apabila besi itu telah sama rata dengan kedua (puncak) gunung itu, berkatalah Dzulkarnain: "Tiuplah (api itu)". Hingga apabila besi itu sudah menjadi (merah seperti) api, diapun berkata: "Berilah aku tembaga (yang mendidih) agar aku kutuangkan ke atas besi panas itu".
97 Maka mereka (Yakjuj Makjuj) tidak bisa mendakinya dan mereka tidak bisa (pula) melobanginya.
98 Zulkarnain berkata: "Ini (dinding) adalah rahmat dari Tuhanku, maka apabila sudah datang janji Tuhanku, Dia akan menjadikannya hancur luluh; dan janji Tuhanku itu adalah benar."

Hingga apabila dibukakan (dinding) Ya`juj dan Ma`juj, dan mereka turun dengan cepat dari seluruh tempat yang tinggi.” (Al-Anbiya`: 96)

Ayat 83-98 surat Alkahfi tsb turun sebagai akibat dari pertanyaan yang diajukan oleh kaum Quraisy Makkah yang ingin menguji kenabian Muhammad SAW.

Dikisahkan kaum kafir Quraisy Makkah mengutus Uqbah bin abi Muait dan Nadr bin al Harits untuk menjumpai rabi Yahudi di Madinah yang kemudian menyarankan untuk mengajukan 3 pertanyaan kepada Rasulullah SAW.

Sang pendeta berkata, “Ajukanlah pertanyaan kepadanya tentang 3 hal yang akan kami jelaskan kepada kalian, jika dia memberikan jawaban yang benar, maka dia memang seorang nabi, tetapi jika dia tidak dapat menjawabnya dengan benar, maka dia adalah seorang bajingan……

Tanyakan kepadanya tentang ANAK-ANAK MUDA YANG MENGHILANG dimasa lalu ….. kedua, tanyakanlah kepadanya tentang LAKI-LAKI PENGEMBARA AGUNG yang telah mencapai negeri timur dan negeri barat. TANYAKANLAH KEPADANYA TENTANG ROH. Jika mampu menjawab dengan benar, maka ikutlah dia karena dia adalah seorang nabi. Jika tidak dapat, maka dia adalah seorang penipu, maka perlakukanlah dia seperti apa yang kalian kehendaki”. (Alhadits)

Kisah ini tidak terdapat dalam kitab-kitab sebelumnya, makanya orang yahudi bertanya..mereka mengira Rasulullah tidak bisa menjawab karena kisahnya tidak ada dalam kitab sebelumnya.

Sejarah mencatat hanya ada tiga raja pada masa lalu yang memiliki kekuasaan yang begitu luas dari barat sampai ke timur, dari Asia sampai ke Eropa, yaitu Koresh Agung [Cyrus The Great] yang merupakan pendiri Kekaisaran Persia, Darius I (Darius Agung [Darius The Great) yang merupakan Raja Persia penerus Cyrus, dan Aleksander III (Aleksander Agung [Alexander The Great]) yang merupakan Raja Makedonia.

Alexander sendiri bukan nama asli tapi adalah nama gelar setelah menaklukkan Achaemenid Empire persia yg berasal dari kata "Sikandar" (iskandar in arabic) artinya maharaja atau raja besar (the great king). Gelar tersebut juga ditujukan sebelumnya pada cyrus n darius raja persia.
Namun Qur'an tidak menyebut tambahan kata "iskandar" pada dzulkarnain mungkin biar tidak terjadi misss perception antara cyrus dan alexander atau raja lainnya.

Apakah Benar The Great Alexander itu adalah Dzul Qarnain?
Menurut versi Barat, Dzulkarnain adalah Iskandar Bin Philips Al-Maqduny Al-Yunany (orang Macedonia, Yunani). Ia berkuasa selama 33 tahun. Membangun Iskandariah Turki dan murid Aristoteles. Memerangi Persia dan MENIKAHI puterinya. Mengadakan ekspansi ke India dan menaklukan Mesir.
patung alexander the great
Imam Ibnu Katsir rahimahullah dalam Kitab al-Bidayah wa an-Nihayah menjelaskan bahwa:

Iskandar al-Maqduni alias Iskandar Agung alias The Great Alexander adalah anak Raja Philips al-Maqduni (MACEDONIA YUNANI) yang mencatatkan sejarah bagi DINASTI ROMAWI. Adapun menterinya adalah ARISTOTELES seorang filosof terkenal. Iskandar Al-Maqduni adalah keturunan Iskandariyah dan beragama Pagan yakni menyembah banyak dewa (dewa2 Yunani seperti Zeus, Apollo, Hercules, dll) 
Barangsiapa yang berkata Dzul Qarnain adalah dia , maka orang itu SALAH BESAR dan mengalami kerusakan yang panjang dan tersesat sangat jauh.

Beliau (Ibnu Katsir) juga berkata, Dzul Qarnain yang dimaksud dalam QS. AL-Kahfi adalah seorang HAMBA ALLAH yang MUKMIN, yang beriman dan beramal shalih serta seorang Raja yang adil dan bijaksana yang telah menjelajahi Bumi sebelah Timur dan Bumi sebelah Barat. Ia adalah seorang mukmin penyebar agama Allah, melaksanakan sebab-sebab dalam mencapai tujuannya dan mempunyai banyak keajaiban atas kuasa Allah SWT. Ia mengajak penduduk negeri-negeri yang ditaklukkannya untuk beriman kepada Allah.

Menurut sejarawan muslim, Dzulkarnain adalah julukan Abu Karb Al-Himyari atau Abu Bakar Bin Ifraiqisy dari daulah Al-Jumairiyah (115 SM – 552 M.). Kerajaannya disebut At-Tababi’ah. Dijuluki Dzulkarnain (Pemilik dua tanduk), karena kekuasaannya yang sangat luas, mulai ujung tanduk matahari di Barat sampai Timur.

wilayah kekuasaan alexander the great
wilayah kekuasaan alexander the great
“Kami (Allah) mengokohkannya di bumi dan Kami memberikan kepadanya sebab segala sesuatu.” (QS- AL-Kahfi (18): 84).”

Menurut Ibnu Abbas rahimahullah, ia adalah seorang raja yang shalih. Ia seorang pengembara dan ketika sampai di antara dua gunung antara Armenia dan Azzarbaijan. Atas permintaan penduduk, Dzulkarnain membangun benteng.

Demikian, pendapat ketiga Imam diatas (Ibnu Katsir, asy-Syaukani, dan Ibnu Abbas rahimahullah.

Referensi tentang Cyrus The Great Pendiri Kerajaan Persia di kitab Perjanjian Lama
Chronicles 36:22-23
(22) In the first year of Cyrus king of Persia, in order to fulfill the word of the LORD spoken by Jeremiah, the LORD moved the heart of Cyrus king of Persia to make a proclamation throughout his realm and to put it in writing:
(23) "This is what Cyrus king of Persia says:"The LORD, the God of heaven, has given me all the kingdoms of the earth and he has appointed me to build a temple for him at Jerusalem in Judah. Anyone of his people among you—may the LORD his God be with him, and let him go up.'"

Isaiah 45 1-4 (NIV)
(1) "This is what the LORD says to his anointed, to Cyrus, whose right hand I take hold of to subdue nations before him and to strip kings of their armor, to open doors before him so that gates will not be shut:
(2) I will go before you and will level the mountains [a]; I will break down gates of bronze and cut through bars of iron.
(3) I will give you the treasures of darkness, riches stored in secret places, so that you may know that I am the LORD, the God of Israel, who summons you by name.
(4) For the sake of Jacob my servant, of Israel my chosen, I summon you by name and bestow on you a title of honor, though you do not acknowledge me.

[I]Cyrus was the great Persian king who rescued the Jews from their exile in Babylon. The king with two horns is mentioned by Prophet Daniel. He wore the two horns to indicate his control of two countries: Pars and Medea.

Cyrus menganggap agama orang Yahudi sama seperti dirinya sendiri…” (Anacalypsis;.. Vol I, P 396)

Di perjanjian lama (PL) ciri2 Cyrus pendiri kerajaan Persia sama dengan Dzulkarnain di Quran yaitu:
dikenal dengan gelar pemilik dua tanduk artinya Kerajaan luas dari timur ke barat, agama yg sama dgn yahudi yaitu tauhid menyembah tuhan YME. Disebutkan juga terdapat tembok besi & tembaga di masa Cyrus pada PL.

Sementara kisah Alexander Macedonia Yunani tidak tercantum dalam kitab suci apapun. cmiiw

Kenapa cerita Zulkarnain sangat diingat orang2 Yahudi karena dia adalah pahlawan orang yahudi karena berhasil melaksanakan 3 hal yaitu :
1. membangun rumah ibadah orang yahudi di jerusalem
2. mengembalikan pusaka orang yahudi ke jerusalem
3. membiayai dan memindahkan orang yahudi kembali ke jerusalem. Sebelumnya berabad2 yahudi dijajah Nebukadnezar raja Babylonia setelah wafatnya nabi Sulaiman.

cyrus the great

Dan cyrus the great lah yg mewujudkan hal tsb. Disamping itu dia jg beragama tauhid seperti yg dianut yahudi.

Dzul Qarnain (Arab: ذو القرنين Dzū al-Qarnayn) adalah julukan seorang raja yang disebutkan di dalam Qur'an, ia digambarkan sebagai seorang pemimpin yang adil dan bijaksana. Dikisahkan bahwa ia telah membangun tembok besi yang tinggi untuk melindungi kaum lemah dari serangan Ya’juj dan Ma’juj, yang ditemuinya dalam perjalanannya menuju timur.

Etimologi

Secara harfiah Dzul Qarnain memiliki arti "Pemilik Dua Tanduk" atau "Ia yang memiliki Dua Tanduk." "Dzu" (Arab: ذو, ḏzū) berarti "pemilik." Beberapa pendapat mengenai etimologi dari Dzul Qarnain adalah sebagai berikut:

Ia pernah meninggal dan hidup kembali setelah mendapat pukulan tepat di kepala bagian kanan dan kiri.
Rancangan ketopong besinya memiliki tanduk.
Dia bisa melihat dengan jelas di siang hari dan di kegelapan malam.
Dia pernah hidup selama dua abad sehingga ia dapat disebut "Dzu al-Qarnain" "ذوالقرن ن"
"Qarn" (Arab: قرن Qorn) berarti:
Kekuasaan, wilayah kekuasaannya meliputi wilayah Barat hingga Timur,
Kuat dan Berani.

Dzul Qarnain juga sering dianggap orang yg sama dengan Alexander the great dan Cyrus the great dari etimologi Persia dan Yunani

Berikut pembahasan mengenai perbedaan ciri-ciri dengan tokoh raja dari etimologi lain yg dianggap sama ama Dzul Qarnain:

Differences between Alexander the Great, Cyrus the Great, and Dhul-Qarnayn

The suggestion that Dhul-Qarnayn is Cyrus the Great is supported by some of the Quranic commentaries (Tafsir) and Islamic scholars Allameh Tehrani,[7] Syed Ahmed Khan, Abul Kalam Azad (Minister of Culture, India, in Majma' al-Bayan), and Dr. Baha-ed-Din Khorramshahi. Mohammad Ebrahim Bastani Parizi the historian, denies the fact that Dhul-Qarnayn was Alexander the Great.[10] They believe that Dhul-Qarnayn was Cyrus the Great, the King and founder of Achaemenid empire. Their evidence includes artifacts, stone carving palaces and graves. Some of their reasons are:

In the carved stone that can still be seen up to now show Cyrus with his crown with two horns.[10]
According to the Quran, Cyrus was the first king (several hundred years before Alexander the Great) who conquered most of Europe and Asia.[10]

Cyrus (as Dhul-Qarnayn) was a monotheist and worshipped one God, but Alexander the Great had many gods.[10]

In the Quran, Dhul-Qarnayn noted that the journey begins to the west and then to the east before the road to the other (the North), which coincided with the start the expedition of Cyrus the Persian conquest in the West to Lydia in Asia Minor and then turned to the east until the Makran and Sistan prior to capturing the Northeast Europe near the Balkan.[10]

Expedition of Cyrus proceeded with the conquest of Lycia, Cilicia and Phoenicia, and they used the techniques of wall construction which was not used by the Greeks at that time.[10]

In accordance to story in Quran, more chances of it being Cyrus, as he ended his expeditions in 542 BC, before returning to Persia, while Alexander was still in war mission when he died.[10][11]

Azad also rejected what it already belongs to Qahtaan Arabic Yemen, on the basis that the question of the Jews by the Prophet was with a view to embarrass him, even if the Arabs of Quraish were aware of it and asked what was miraculous.[10]

Azad builds his theory on the basis that the origin of the name "Dhul-Qarnayn" comes from the name stated in the Torah is "Haqqərānayim" which is launched by the name of the Jews to Cyrus, to show tolerance to them when his predecessors had been unjust to them.[10][12]

Relief Cyrus dengan mahkota 2 tanduk, Tanduk sebelah kanan lebih tinggi mengartikan wilayah Cyrus disebelah timur lebih luas mencakup wilayah Persia dan Media hingga perbatasan Hindustan.

wilayah kekuasaan Cyrus the Great
wilayah kekuasaan Cyrus the Great

Siapakah Ya’juj dan Ma’juj?
Adalah YA’JUJ dan MA’JUJ. Mereka adalah termasuk keturunan ADAM alahissalam dari keturunan YAFITS bin NUH alaihissalam. Mereka juga adalah makhluk Allah, akan tetapi berparas dan berkelakuan sangat buruk.

Pada tafsir Ibnu Katsir diriwayatkan hadist dari said ibnu musayyab dijelaskan, anak nabi Nuh as ada tiga Sam, Ham dan Yafet, dan tiap-tiap mereka melahirkan tiga anak, Sam melahirkan Arab, Parsi / Arya, dan Rum (Eropa). Yafet melahirkan anak Turk (Asia), Slavia (Rusia) dan Yajuj majuj. Ham melahirkan anak Qibty (mesir), Sudan (afrika) dan hind (india).
Dan kami jadikan anak cucunya orang yang melanjutkan keturunan (as saffat 77) berkata Ali ibnu Talhah, tidak ada seorang manusia pun melainkan keturunan Nuh as. Dan berkata Said ibnu Rawaibah dari Qatadah ia berkata manusia seluruhnya dari keturunan Nuh as. (Setelah banjir besar, manusia yg tersisa hanya nabi Nuh dan keluarganya).

Dari Zaenab binti jahsi bahwa Rasululloh datang kepadanya dalam keadaan kaget dan bersabda, “Laa ilaaha illallah, celakalah orang Arab karena kejahatan yang sudah dekat ! Tembok yajuj dan Majuj sudah terbuka sebesar ini.” Dan beliau membuat lingkaran dengan ibu jari dan telunjuknya. Zaenab bertanya , ‘Ya Rasululloh, apakah kita akan binasa padahal ada orang2 shaleh diantara kita ?’ Beliau menjawab, “Ya, jika kekejian telah merajalela!” (HR Bukhari, bab Fitnah subbab Yajuj & Majuj, Fath al bari XIII h 106)

TERKUAK LOKASI PENJARA TEMBOK BESI YA'JUJ MA'JUJ !
Rasulullah SAW berkhutbah dalam keadaan jarinya terbalut karena tersengat kalajengking. Beliau bersabda:
“Kalian mengatakan tidak ada musuh. Padahal sesungguhnya kalian akan terus memerangi musuh sampai datangnya Ya’juj dan Ma’juj, lebar mukanya, kecil (sipit) matanya, dan ada warna putih di rambut atas. Mereka mengalir dari tempat-tempat yang tinggi, seakan-akan wajah-wajah mereka seperti perisai (HR. Ahmad)

Belum akan tiba kiamat sehingga kaum muslim memerangi kaum ‘Turk’ (Tartar), kaum yang wajahnya (licin dan lebar) seperti perisai. Mereka akan mengenakan pakaian (yang terbuat) dari bulu, dan mereka berjalan mengenakan (sepatu yang terbuat) dari bulu”. (HR. Muslim, Abu Dawud, dan an-Nasa’i)

Menurut penjelasan lain, Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Tidak akan tiba Kiamat hingga kalian memerangi kaum yang alas kakinya terbuat dari bulu. Dan kiamat tidak akan tiba sampai kalian memerangi kaum yang bermata kecil dan berhidung kecil” (HR. Bukhari, Muslim, dan Ibnu Majah)

Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda, “Allah azza wa jalla berfirman, ‘Hai Adam!’. Adam menjawab, ‘Aku memenuhi panggilan-Mu’. Allah berfirman, ‘Bangkitlah pada hari kebangkitan neraka!’. Adam pun bertanya, ‘Apakah hari kebangkitan neraka itu ya Allah?’. Allah berfirman, ‘Dari setiap 1000, yang 999 itu ke neraka. Sedangkan yang masuk surga hanya 1. Pada hari itu, anak-anak kecil menjadi beruban dan orang-orang hamilpun melahirkan janinnya’. Lalu Allah melanjutkan firmannya, ‘Sesungguhnya ada diantara keturunanmu yang terdiri dari dua ummat, Aku memperbanyak mereka dalam sesuatu. Mereka adalah YA’JUJ dan MA’JUJ’” (HR. Bukhari dan Muslim dari Abu Sa’id al-Khudri radhiyallahu ‘anhu.)

Didalam fatwa al Lajnah Ad Daiimah Lil Buhuts wa al Ifta disebutkan bahwa ya’juj dan ma’juj ini berada di benua Asia, sebelah utara Cina.
Karenanya Ya’juj dan Ma’juj adalah sepupu Turk, bermuka lebar, bermata sipit (kecil), berambut pirang (hitam keputih-putihan atau keruh seperti awan), seakan-akan wajah mereka adalah seperti meja yang bundar.

Imam Nawawi mengatakan, “Mereka – Kaum Tartar – ada di sekitar kita saat ini. Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam telah memberitahukan kepada kita deskripsi lengkap tentang mereka. Mereka memiliki mata yang kecil, berwajah merah, hidung kecil, bermuka lebar dan licin, serta menggunakan pakaian dan alas kaki dari bulu. Hingga kini mereka masih hidup”. Pada saat itu (pada saat Imam Nawawi berkata tentang hal ini) terjadi perang antara kaum Muslimin dengan bangsa Tartar (Mongol) dimasa dinasti Abasiyah abad 14 M.

Bangsa asia tengah keturunan yafits bin nuh yg masih serumpun dgn ras yajuj majuj sesuai gambaran hadits berkulit kemerahan dengan mata dan idung kecil serta menggunakan topi dan sepatu dari bulu.

Bangsa mongol jg mengatakan bahwa gog magog adalah moyang mereka. Nama mongolia berasal dari magogoli yg artinya keturunan magog.

In fact, Gog and Magog were held by the Mongol to be their ancestors, at least by some segment of the population. As traveler and Friar Riccoldo da Monte di Croce put it in c. 1291, "They say themselves that they are descended from Gog and Magog: and on this account they are called Mogoli, as if from a corruption of Magogoli".[80][81][82] Marco Polo, traveling when the initial terror had subsided, places Gog and Magog among the Tartars inTenduc, but then claims that the names Gog and Magog are translations of the place-names Ung and Mungul, inhabited by the Ung and Mongols respectively.[83][84]
patung Genghis Khan Pemimpin Kejayaan Mongol
patung Genghis Khan Pemimpin Kejayaan Mongol
In the Musanaaf ul-Abd ur-Razaaq, Qatada is also reported as saying that Yajuj and Majuj consist of 22 tribes. According to this source, Dhu'l Qarnayn built a wall, holding back 21 of them, while 1 tribe had gone out on a raid and remained outside the wall, and they became known as the "Turks" (Turkic peoples), since "turikat" means to be "left out".

Yajuj Majuj terdiri dari 22 suku. Yg 21 dikurung dlm tembok besi dzulkarnain. Sisa 1 lolos dikenal sbg bangsa turk yg artinya "berada diluar" (kurungan). Turk yg dimaksud bukan negara Turki di timur tengah yg dulu bernama Anatolia pusat dinasti ottoman. nama negara turki baru digunakan awal abad 20 dari nama pemimpinnya yaitu Mustafa Kemal at Turk yg merupakan keturunan bangsa2 Turk yg mendiami asia tengah spt turkmenistan, kazahktan, uzbekistan, kyrgistan, dan tajikistan. Mongol juga dikategorikan sbg bangsa turk meskipun secara geografis masuk asia timur.

Pada klasifikasi era modern ras asia timur disebut mongolid krn banyak kawen campur dgn ras mongol krn penjajahan & perbudakan. sedangkan asia tenggara adalah keturunan dari cina selatan.

Ini adalah peta invasi mongol sepupu ras yajuj majuj ke seluruh dunia dari cina sampe eropa membantai jutaan orang dan membuat sungai eufrat di baghdad berwarna merah. Dan nyaris mengalahkan majapahit di nusantara. Yajuj majuj nanti wilayah yg diserang lebih luas dari mongol dan lebih brutal.
peta invasi mongol sepupu ras yajuj majuj
peta invasi mongol sepupu ras yajuj majuj
Hanya dgn 1 suku Yajuj Majuj yg lolos dari kejaran dzulkarnain yakni mongol (tartar) bisa menghancurkan setengah dunia. Apalagi ketika 21 suku yg sedang dikurung dan berevolusi jadi monster itu nanti lepas di akhir jaman, kebayang kehancuran yg diperbuat? emoticon-Takut (S)

Para kaisar china selama 2500 tahun membuat tembok besar sepanjang 9000 km utk menghalau serangan bangsa2 perusak dari utara (ras yajuj majuj termasuk mongol yg mendiami asia tengah letaknya berada di utara dan barat laut China). great wall sendiri awal mulai dibangun sejak abad 7 SM (sejaman dgn era Cyrus Persia) sampai abad 17 M. artinya bangsa2 utara tsb sdh menjadi perusak yg ditakuti bangsa2 lain jauh sebelum era Genghis Khan abad 12 M. 

great wall pd garis merah di peta.
great wall pd garis merah di peta.
Tembok kokoh yg konon terlihat dgn mata telanjang dari bulan itu dgn mudah ditembus oleh pasukan genghis khan.
patung gog magog di museum London
patung gog magog di museum London
Sumber Bibel
Penjelasan dari Bible tentang kaum Gog Magog
Injil Ibrani
Perkataan "Magog" pertama kalimuncul dalam kitab Injil Ibrani dalam Genesis(Kejadian) 10. Magog merujuk kepada nenek moyang satu-satu bangsa atau negeri dan cucu kepada keturunan Nuh. Magog boleh diterjemahkan sebagai "tanah puak Gog", walaupun terdapat ayat-ayat yang menunjukkan Magog sebagai orang.

Kejadian 10:1:Inilah keturunan anak-anak Nuh, yaitu Sem, Yafet dan Ham. Sesudah banjir, ketiganya mendapat anak-anak lelaki.

Kejadian 10:2:Keturunan Yafet ialah Gomer, Magog, Madai, Yawan, Tubal, Mesekh dan Tiras.

Ayat di atas memberi satu tanggapan yang jelas bahawa Magog adalah nama orang. Namun, ayat-ayat seterusnya dalam Kejadian menunjukkan bahawa nama nenek moyang memainkan peranan penting dalam penamaan satu-satu negara atau puak, terutama mereka yang mengasaskan puak atau negara itu.

"Gog" dan "Magog" pertama kali muncul bersama-sama dalam Injil dalam Yehezkiel

38:2. Wahai anak manusia, tujukanlah mukamu kepada Gog di tanah Magog, yaitu raja agung negeri Mesekh dan Tubal dan bernubuatlah melawan dia,
3. Dan katakanlah: Beginilah firman Tuhan: Lihat, Aku akan menjadi lawanmu, hai Gog raja agung negeri Mesekh dan Tubal.[9]

Walaupun jelas (dalam Hebrew) menyatakan Magog ialah "tanah" (eretz) melalui rangkap 2, dan Gog adalah "putera" dari rangkap 3, perbezaan identifikasi telah dilakukan. Hal ini dibincangkan selepas teks tersebut. Bible Interliner (Hebrew - Greek - Inggeris) pernyataan 2. "Anak manusia, hadaplah mukamu kearah Gog, tanah Magog, putera Rosh,Meshech, dan Tubal; dan ramalan terhadapnya."

10. Demikian kata Tuhan "Pada hari itu, ia datang melalui setiap pemikiran dan muncul di mindamu dan kamu akan melaksanakan pelan-pelan jahat:"

11. Kamu akan katakan, "Aku akan menentang tanah yang kampungnya tiada bertembok…(FRZ)(FRZ: merujuk kepada Iraq memandangkan Frz (Kampung Tidak Bertembok) dalam Kitab Esther)
12. Untuk merompak dan merampas harta…"
13. Sheba dan Dedan, dan saudagar Tarshish, dengan semua singa muda dari situ, mengatakan padamu, "adakah kamu datang membawa bencana?"

Mereka akan disertai oleh Parsi dari Timur, Phut dari Barat, orang-orang Kush dari selatan, dan lain-lain. Kita dkhabarkan bahawa Gog menghuni utara Israel, tetapi terdapat sedikit pengesahan laluan yang dilalui Gog tersebut. Gog dan sekutunya akan menyerang "sebuah tanah perkampungan tanpa bertembok" untuk mendapatkan harta rampasan, tetapi sebelum menyerang Israel sendiri dikurangkan kepada "enam" saiz mereka (Ezekiel 39:2). Askar yang berkurangan akan dihapuskan di Israel, mayat-mayat mereka ditanam di Lembah Hamon-Gog untuk ditatapi dan diberikan komentar (39:15-17).

Bagi mengenali Gog dan Magog, Tuhan telah menjelaskan bagaimana serangan akan ditangkis (Ezekiel 39:1-16). Tentera Gog dan Magog termasuklah masyarakat daripada "Gomer, Tubal, Meshech, dan rumah Togarmah dari utara", semua yang disebutkan adalah waris Japhets dalam Genesis 10. Tuhan menjelaskan selepas kesan peperangan di dalam bab yang sama, dan merujuk "kamu, anak manusia":

17. …,oleh itu Tuhan menyatakan, Berkatalah dengan setiap burung dan binatang buas di padang, kumpulkan dirimu dan datanglah,…'"[15]
18. "Kamu sepatutnya makan daging yang agung, minum darah putera dunia, dari domba dan biri-biri, kambing dan lembu, semuanya fatlings of Bashan"
Ezekiel (38 and 39) mengatakan Gog akan dikalahkan.

Gog dan Magog "yang pertama kali disebutkan sebagai pasangan dalam Kitab Perjanjian Baru Wahyu, yang menarik pada penggambaran mereka dalam karya-karya kenabian yang lebih tua. Mereka tampil dalam ayat 20:7-8:

7. Dan ketika masa seribu tahun itu berakhir, Iblis akan dilepaskan dari penjaranya, dan akan keluar untuk menipu bangsa-bangsa yang berada di empat penjuru bumi, Gog dan Magog, dan mengumpulkan mereka untuk berperang: jumlah yang adalah sebagai pasir di laut. 8. Dan mereka naik ke atas luasnya bumi, dan dikepung perkemahan orang-orang kudus tentang, dan kota yang dikasihi: dan api turun dari Allah dari Syurga, dan memakannya sampai habis. Di sini, Gog dan Magog dikenalpasti sebagai bangsa di empat penjuru bumi, dan serangan mereka diwakili sebagai krisis eskatologis selepas Milenium, untuk akan dikalahkan oleh intervensi ilahi. Bahasa Gog dan Magog adalah kemusnahan sangat mirip dengan yang disebutkan dalam Yehezkiel.
wilayah persebaran keturunan Nabi Nuh
wilayah persebaran keturunan Nabi Nuh

============================================

Hukuman untuk Ham dan Yafits anak Nabi Nuh 
Saat menjelang wafat, Nabi Nuh a.s memanggil anak-anaknya untuk menghadap beliau. Maka Sam a.s segera datang menemuinya, namun kedua saudaranya tidak muncul yaitu Ham dan Yafits. Akibat dari ketidakpatuhan Ham dan Yafits, Allah kemudian menurunkan ganjaran kepada mereka. 

Ham dihukum jika keturunannya berwarna hitam dan menjadi budak dari keturunan para sodaranya. Dalam riwayat lain, Ham dihukum karena melanggar larangan utk tidak berhubungan suami istri ketika sedang berada di dalam Bahtera yg mengarungi banjir besar. Yafits yang tidak datang karena lebih memilih berdua dengan istrinya (berhubungan suami istri) kemudian melahirkan anak bernama Sannaf. Kelak kemudian Sannaf menurunkan anak yang ganjil. 

Ketika dilahirkan, keluar sekaligus anak-anak dalam wujud kurang sempurna. Selain itu ukuran besar dan bobot masing-masing juga berbeda, ada yang fisiknya besar sedangkan lainnya kecil. Untuk selanjutnya yang besar kemudian terus tumbuh hingga melebihi ukuran normal (raksasa), sebaliknya yang bertubuh kecil terus kecil seperti liliput. Mereka kemudian dikenal sebagai Ya’juj dan Ma’juj.

Selain wujudnya yang ganjil, Ya’juj dan Ma’juj mempunyai nafsu makan yang melebihi normal. Padahal bilamana mereka makan tumbuhan tertentu maka tumbuhan itu akan berhenti tumbuh sampai kemudian mati. Demikian pula bila minum air dari suatu tempat maka airnya tidak akan bertambah lagi. Sehingga banyak sumber-sumber air dan sungai menjadi kering karenanya. Masyarakat di sekitar mereka pun harus menanggung dampaknya yaitu krisis pangan dan air.

Karena interaksi sosial yang tidak kondusif akibat masalah yang dibawa oleh Ya’juj dan Ma’juj ini maka mereka kemudian cenderung mengisolasi diri di suatu celah gunung di tengah-tengah komunitas induk bangsa-bangsa keturunan Yafits lainnya, yang antara lain meliputi bangsa: Armenia, Rusia/Slavia, dan Turk di wilayah-wilayah luas seputar Laut Hitam dan Kaspia. 

Namun bilamana mereka membutuhkan makan dan minum, akan keluar secara serentak bersama-sama ke daerah-daerah sekitarnya yang masih belum tersentuh oleh mereka sebelumnya. Karena kondisi fisiknya, mereka mampu menempuh perjalanan jauh dalam waktu relatif lebih pendek dibandingkan oleh manusia normal. Bagi golongan raksasa karena mereka mampu melangkah dengan jangkauan lebar sedangkan golongan liliput adalah karena sedemikian ringan bobotnya terhadap gravitasi bumi sehingga bila berjalan sangat cepat seperti meluncur bersama angin.

Pembangunan Dinding Pemisah
Dzul Qarnain mendapati kaum itu, “Suatu kaum yang hampir tidak mengerti pembicaraan” (QS. Al-Kahfi (18) : 93).

Perbedaan bahasa membuat Dzulkarnain sulit berkomunikasi dgn kaum itu. Untuk mempertahankan diri, mereka tidak bisa lagi dan sangat ketakutan kepada kezaliman dan kerusakan yang diperbuat oleh Ya’juj dan Ma’juj.

Kaum itu berkata, “Wahai Dzul Qarnain, sesungguhnya Ya’juj dan Ma’juj itu orang-orang yang berbuat kerusakan di muka bumi, maka dapatkah kami memberikan suatu pembayaran kepadamu, supaya kamu dapat membuat DINDING PEMISAH antara kami dan mereka?” (QS. Al-Kahfi (18) : 94)

Dzul Qarnain menolak tawaran harta dari kaum itu, Ia hanya mengharap pahala jika dapat menolong mereka. Dzul Qarnain lalu berkata, “Maka tolonglah aku dengan kekuatan (manusia dan alat-alat)” (QS. Al-Kahfi (18) : 95)

Meskipun Dzul Qarnain mempunyai banyak bala tentara dan pengikut, ia tetap meminta pertolongan kaum tersebut dan tetap bertawakkal kepada Allah. Mereka lalu mengumpulkan harta, alat-alat, dan bersama-sama membantu Dzul Qarnain membangun DINDING PEMISAH dan menutup celah-celah diantara kedua gunung itu supaya dapat menutup jalan keluar terakhir bagi Ya’juj dan Ma’juj. Dzul Qarnain memenjarakan Ya’juj dan Ma’juj di negerinya sendiri. Bangunan seperti bendungan itu terbuat dari besi. Dinding dan tiang besarnya terdiri dari potongan-potongan besi dan tembaga.

Dzul Qarnain memerintahkan mereka, “Berilah aku potongan-potongan besi” (QS. Al-Kahfi (18) : 96)

“Hingga apabila besi itu telah sama rata dengan kedua (puncak) gunung itu” (QS. Al-Kahfi (18) :96)

Lalu Dzul Qarnain berkata, “Tiuplah (api itu)”. Sebagaimana pandai besi meniup api dengan semprongnya. Mereka pun menyalakan api pada seluruh besi itu hingga membara.

“Beri aku tembaga (yang mendidih) agar aku tuangkan keatas besi panas itu” (QS. Al-Kahfi (18) : 96)

Tembaga mendidih pun dialirkan keseluruh permukaan besi. Sungguh suatu pekerjaan yang sangat sulit dilakukan bahkan untuk dibayangkan. Membangun sebuah DInding Pemisah diantara dua buah gunung tinggi terbuat dari besi dan tembaga. Itulah kelebihan yang diberikan Allah kepada Dzul Qarnain. Suatu mukjizat seperti Allah mengilhamkan Nuh alaihissalam untuk membuat sebuah bahtera yang sangat besar. Maka Dzul Qarnain membuat sebuah Dinding besar yang menyatukan dua buah gunung yang tinggi dengan bahan-bahan yang tidak lazim pada masa itu yaitu BESI dan TEMBAGA.

Adapun Ya’juj dan Ma’juj, “Maka mereka tidak bisa mendakinya dan mereka tidak bisa (pula) melobanginya” (QS. Al-Kahfi (18) : 97)

Dinding itu di Al Qur'an disebut "Radm" artinya kurungan dari semua sisi tidak ada celah yg terbuka sedikitpun.

Keberadaan besi dan tembaga itu membuatnya sangat licin dan sangat sulit untuk didaki ataupun dilobangi. Akhirnya Ya’juj dan Ma’juj terpenjara di balik kedua gunung itu dan kaum itu pun merasa aman.

Demikianlah Kisah Dzul Qarnain yang membangun DINDING PEMISAH yang memenjarakan YA’JUJ dan MA’JUJ hingga batas waktu yang ditentukan Allah. Batas waktu yang merupakan salah satu peristiwa besar yang merupakan babak akhir dari kehidupan di dunia. Sesungguhnya dinding itu akan terbuka pada masa setelah kedatangan Dajjal. Dan adalah Nabi Isa as yang akan membunuh Dajjal dan memberantas Ya’juj dan Ma’juj di akhir zaman nanti.

Perubahan Fisik Ya'juj Ma'juj
sebagian ulama berpendapat, ketika kemunculannya menjelang hari kiamat kelak, Ya’juj dan Ma’juj mempunyai bentuk yang sangat berbeda dengan umumnya manusia sekarang, walau sebenarnya berasal dari ras manusia juga. Mereka terdiri dari tiga bentuk dengan ukuran yang berbeda. Pertama mirip dengan lebah dengan ukuran yang sangat besar, yakni 120 hasta atau sekitar 60 meter. Kedua ukurannya lebih kecil dan berbentuk persegi panjang dengan daun telinga yang sangat lebar. Ketika tidur, satu telinga dipakai untuk alas dan telinga satunya untuk selimut. Ketiga sangat kecil, tak lebih dari sejengkal saja. Tetapi mereka itu semuanya bercakar, atau kukunya sangat panjang, dan suaranya seperti auman singa atau gonggongan anjing.

Tentu sulit dijelaskan secara ilmiah bagaimana bisa seperti itu, tetapi kalau mengutip Teori Evolusi Darwin, terlepas bahwa kita tidak boleh mempercayai pendapatnya bahwa manusia berasal dari jenis primata atau kera, bisa saja Ya’juj dan Ma’juj mengalami evolusi dan menjalani proses adaptasi sehingga menjadi tiga bentuk dan ukuran yang berbeda seperti itu karena ribuan tahun dikurung dibawah gunung tanpa terkena cahaya matahari dan tidak ada sumber makanan yg layak sampe menjadi kanibal saling memangsa sesamanya. kayak gollum dan orc gan emoticon-Big Grin. 

Untuk diketahui, Nabi Adam AS diciptakan Allah setinggi 60 hasta atau sekitar 30 meter, dan umur 1000 thn.

"Allah menciptakan adam dengan tinggi enam puluh hasta. Kemudian setelah Adam, manusia itu semakin berkurang tingginya sampai seperti sekarang ini“ (HR.Bukhari),

Bbrp hadits jg menceritakan perang Nabi Musa melawan para raksasa.
Dlm kitab injil genesis 6:4 jg disebutkan adanya makhluk raksasa di masa lalu.

Lalu dimana fosilnya? Mngkn krn jumlahnya sedikit sehingga susah ditemukan (dlm hadits dijelaskan setelah banjir besar, manusia yg tersisa hanya nabi Nuh dan keluarganya kemudian menyebar keseluruh dunia dan fisiknya mengecil). Yg tersisa adalah jejak sekunder spt tapak kaki yg ditemukan di semua benua spt amerika, rusia, asia, afrika. Dari penelitian bentuknya asli bukan hasil diukir/pahat. Fosil tapak kaki jg lebih awet dibanding tulang yg mudah hancur.

Dalam Al Quran dan Hadits disebutkan Allah menciptakan 7 lapis langit & 7 lapis bumi. Apa maksudnya?
Nonton film Ice Age atau Journey to Center of the Earth yg menggambarkan dibawah bumi ada kehidupan dinosaurus? film itu berdasarkan pendapat ilmuwan barat yg menjelaskan adanya kemungkinan kehidupan dibawah permukaan bumi dgn istilah "hollow earth" atau bumi berongga. lapisan permukaan bumi tebalnya 800km (diameter bumi 13000km. Teknologi modern hanya mampu ngebor sampe kedalaman 12km). Setelah itu merupakan rongga luas dgn kontur geografis spt di permukaan, ada sungai, gunung, hutan, hingga laut dgn inti bumi sbg panas pengganti matahari. Di kutub utara dan selatan terdapat lobang besar sbg sirkulasi udara. Menurut kesaksian perwira AL Amerika yg pernah menjelajah ke dlm bumi. Dari foto2 NASA jg memperlihatkan lobang tsb. Lebih detilnya bisa di gugling sendiri ya gan emoticon-siul

TERKUAK LOKASI PENJARA TEMBOK BESI YA'JUJ MA'JUJ !

”Dan janganlah kamu berjalan di muka bumi ini dengan sombong, karena sesungguhnya kamu sekali-kali tidak dapat menembus bumi dan sekali-kali kamu tidak akan sampai setinggi gunung.” (QS. Al-Isra: 37)

Pertanyaannya knp yajuj majuj ga keluar lewat rongga di kutub jika ada? Soal itu adalah rahasia Allah. sesuai Al Quran mereka hanya akan keluar melalui tembok yg mengurung mereka setelah hancur atas kehendak Allah.
link berita:
Gunung Kidul Miliki Ratusan Goa dan Tandon Air Raksasa dan Potensi Sungai Bawah Tanah yang Besar

“dan tidak satu pun makhluk bergerak di bumi melainkan dijamin Allah rezekinya” (Surah Hud, ayat 6). 

Pada Akhir Zaman Dinding Pemisah akan Runtuh dan Ya’juj dan Ma’juj akan keluar atas Kehendak Allah Subhanahu Wa Ta’ala
Ya’juj dan Ma’juj yang zhalim itu telah dipenjarakan oleh Dzul Qarnain di celah DUA GUNUNG yang tinggi dengan DINDING PEMISAH yang terbuat dari BESI dan TEMBAGA. Mereka akan terkurung disana sampai batas waktu yang Allah kehendaki.

Dzul Qarnain lalu berkata, “Ini (dinding) adalah rahmat dari Tuhanku, maka apabila sudah datang janji Tuhanku, Dia akan menjadikannya hancur luluh; dan janji Tuhanku itu adalah benar” (QS. Al-Kahfi (18) : 98)

Dalam ayat lain, Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman, “Hingga apabila dibukakan (tembok) Ya’juj dan Ma’juj, dan mereka turun dengan cepat dari seluruh tempat yang tinggi” (QS. Al-Anbiyaa’: 96)

Lalu bagaimana kita dapat memahami dan meyakini bahwa mereka masih berada disana saat ini sampai akhir zaman nanti? Allah azza wa jalla Maha Kuasa atas segala sesuatu. Ingatlah ketika Kaum Nabi MUSA alaihissalam yang tersesat di PADANG TEH selama 40 tahun.
Berkata Musa: “Ya Tuhanku, aku tidak menguasai kecuali diriku sendiri dan saudaraku. Sebab itu pisahkanlah antara kami dengan orang-orang yang fasik itu”.

Allah berfirman: ” (Jika demikian), maka sesungguhnya negeri itu diharamkan atas mereka selama empat puluh tahun, (selama itu) mereka akan berputar-putar kebingungan di bumi (padang Teh) itu. Maka janganlah kamu bersedih hati (memikirkan nasib) orang-orang yang fasik itu.”(QS. al-Mai’dah (5) : 25-26)

Atau Allah menidurkan ASHABUL KAHFI didalam gua selama 309 tahun:
“Dan mereka tinggal dalam gua mereka tiga ratus tahun dan ditambah sembilan tahun (lagi).
Katakanlah:” Allah lebih mengetahui berapa lamanya mereka tinggal (di gua); kepunyaan-Nya-lah semua yang tersembunyi di langit dan di bumi…” (QS. al-Kahfi (18) : 25-26)

Allah Yang Maha Kuasa dengan mudah untuk berbuat apa saja yang manusia tidak akan mampu melakukannya bahkan dengan akalnya sekalipun.
“Apabila Allah berkehendak menetapkan sesuatu, maka Allah hanya cukup berkata kepadanya: “Jadilah”, lalu jadilah dia…” (QS. Ali Imran (3) : 47)

Keluarnya Ya’juj dan Ma’juj setelah masa kedatangan al-Masih ad-Dajjal dan Turunnya ISA Putera Maryam alaihissalam.

dan ia bersama Allah akan membinasakan al-Masih ad-Dajjal pada zamannya, keamanan terkontrol dimuka bumi hingga singa dapat hidup bersama unta, harimau bersama lembu, serigala bersama kambing, dan anak-anak dapat bermain dengan ular. Dia menetap selama 40 tahun di bumi, kemudian wafat dan dishalatkan oleh kaum muslimin” (HR. Ahmad, dari Abu Hurairah ra. Dan dishahihkan oleh al-Adawi dalam kitab al-Fitan wa al-Malahim).

Keluarnya yajuj majuj dari kurungan memiliki cerita tersendiri yang disebutkan oleh Imam At-Tirmidzi dalam hadits no. 3153 dan Ibnu Majah no. 4131 dari Abu Hurairah, Rasulullah bersabda:
“Sesungguhnya Ya’juj dan Ma’juj membongkarnya setiap hari, sampai ketika mereka hampir melihat cahaya matahari. Pemimpin mereka berkata: ‘Kita pulang, kita teruskan besok’. Lalu Allah mengembalikan dinding lebih kuat dari sebelumnya. Ketika masa mereka telah tiba dan Allah ingin mengeluarkan mereka kepada manusia, mereka menggali, ketika mereka hampir melihat cahaya matahari, pemimpin mereka berkata: ‘Kita pulang, kita teruskan besok insya Allah Ta’ala’. Mereka mengucapkan insya Allah (semoga Allah menghendaki). Mereka kembali ke tempat mereka menggali, mereka mendapatkan galian seperti kemarin. Akhirnya mereka berhasil menggali dan keluar menuju kepada negeri2 manusia. Mereka meminum air danau sampai kering dan orang-orang berlindung di benteng mereka. Lalu mereka melemparkan panah-panah mereka ke langit dan ia kembali dengan berlumuran darah. Mereka berkata: ‘Kita telah mengalahkan penduduk bumi dan mengungguli penghuni langit.”

TERKUAK LOKASI PENJARA TEMBOK BESI YA'JUJ MA'JUJ !

Isa alaihissalam juga akan memberantas Ya’juj dan Ma’juj.

Dalam sebuah hadist tentang tanda-tanda kiamat, dari sahabat Nawwas bin Sim’an, Nabi SAW menceritakan bahwa setelah membunuh Dajjal dan menyelamatkan kaum muslimin dari fitnahnya, Allah berfirman kepada Nabi Isa AS, “Sesungguhnya Aku akan mengeluarkan hamba-hamba-Ku yang tidak akan terkalahkan oleh siapapun juga (maksudnya adalah Ya’juj dan Ma’juj), karena itu selamatkanlah mereka (yakni kaum muslimin yang saleh-saleh) ke bukit Thursina…!!”

Maka Nabi Isa membawa kaum muslimin menuju bukit Thursina, dan tak lama setelah itu, atas kehendak Allah, dinding baja yang dibuat Dzul-Qarnain berhasil ditembus oleh Ya’juj dan Ma’juj, yang dengan cepatnya bergerak ‘membanjiri’ bumi di sekitarnya, seperti digambarkan dalam QS Al Anbiya ayat 96, “Hingga apabila dibukakan (tembok) Ya’juj dan Ma’juj, dan mereka turun dengan cepat dari seluruh tempat yang tinggi...”

Walau dalam bentuk yang tidak lazim seperti manusia, tetapi Ya’juj dan Ma’juj itu juga bersenjata semacam panah. Mereka merusak, menyerang dan menghancurkan apapun yang mereka temui. Manusia dan binatang-binatang yang telah terbunuh, kecil ataupun besar, langsung dimakannya mentah2. Bahkan jika ada sesamanya yg mati, mereka memakannya juga, dan tidak ada dari mereka yang mati kecuali telah menurunkan (berkembang biak) paling tidak seribu orang. Dan mereka tdk mengenal aturan kawen dgn siapa saja termasuk dgn sodara, anak, hingga ibu sendiri, krn tujuan mrk memperbanyak keturunan sebanyak2nya agar punya kekuatan utk lolos dan membalas dendam kpd manusia. Ketika melalui laut kecil tabristan (laut kaspia) yang begitu luas dan penuh airnya, mereka meminumnya hingga habis dalam sekejab, bahkan bagian belakang dari pasukan Ya’juj dan Ma’juj ini mendapatinya dalam keadaan kering, dan berkata, “dulu di sini ada air sebelumnya dan rasanya pahit!!” (hal ini menunjukkan Yakjuj Makjuj berumur sangat panjang karena masih ingat laut kaspia dan rasa airnya). laut kaspia adalah danau terbesar di dunia..saking besarnya juga disebut laut kecil. rasa airnya payau agak pahit tidak tawar dan tidak asin.

Hampir seluruh penjuru bumi telah diserang dan dipenuhi oleh Ya’juj dan Ma’juj, kecuali empat tempat, Makkah, Madinah, Baitul Maqdis dan bukit Thursina. Sama seperti ketika Dajjal menjelajah bumi, empat tempat itu dijaga ketat oleh para malaikat sehingga mereka tidak mampu memasukinya. Di tempat lainnya, hampir tidak ada manusia yang bertahan hidup, atau kalaupun ada, mereka merasakan kesengsaraan yang luar biasa. Tidak ada sungai, danau atau sumber air lainnya kecuali telah mengering dihabiskan airnya. Begitu juga hampir tidak ada pepohonan dan tanam-tanaman, atau sumber makanan lainnya kecuali telah dirusak, dihancurkan atau dihabiskan oleh mereka ini. Bahkan orang-orang yang bertahan hidup di empat tempat tersebut, termasuk Nabi Isa AS dan para pengikutnya juga mengalami penderitaan yang tidak terperikan karena terbatasnya makanan. Satu kepala sapi saat itu bisa lebih berharga dari pada seratus dinar (satu dinar adalah uang emas berkadar 22 karat dengan berat hampir 4 gram).

Dalam puncak penderitaan itu, Nabi Isa berdoa kepada Allah agar Ya’juj dan Ma’juj dilenyapkan, dan Allah mengabulkannya. Tiba-tiba mereka dihinggapi penyakit, semacam ulat yang menggerogoti leher dan mereka jatuh bergelimpangan di tempatnya masing-masing. Riwayat lainnya menyebutkan, mereka dihantam oleh angin puyuh yang pernah menghancurkan kaum ‘Ad, dan hanya dalam waktu satu jam tidak satupun dari mereka yang masih hidup.

Nabi Isa dan kaum muslimin lainnya langsung sujud syukur. Tetapi permasalahan belum selesai sampai di situ. Begitu turun dari bukit Thursina, mereka sangat terganggu dengan adanya bangkai Ya’juj dan Ma’juj yang tidak mungkin mereka kuburkan secara normal karena begitu banyaknya. Lagi-lagi Nabi Isa berdoa, dan Allah mengirimkan ribuan burung sebesar unta, yang berwarna hitam dan berparuh besar. Dengan paruhnya, mereka membawa bangkai-bangkai itu ke tempat yang tidak dihuni manusia. Dalam riwayat lainnya, bangkai-bangkai itu dibuang ke laut untuk makanan ikan-ikan dan penghuni laut lainnya.

Walau bangkainya telah lenyap, tetapi kotoran Ya’juj dan Ma’juj itu masih berserakan di seantero bumi, begitu juga dengan baunya yang menusuk hidung. Maka Nabi Isa kembali berdoa kepada Allah, dan Allah menurunkan hujan yang begitu derasnya, membersihkan dan menyucikan bumi seperti sediakala. Tetapi baunya tidak bisa lenyap begitu saja, diperlukan waktu tujuh tahun sampai bau Ya’juj dan Ma’juj itu benar-benar hilang, terkadang dibantu dengan menyalakan api untuk mengurangi baunya.

Beberapa penelitian tentang tembok Ya`juj dan Ma`juj
Abdullah Yusuf Ali dalam tafsir The Holy Qur’an menulis bahwa di distrik Hissar, Uzbekistan, 240 km di sebelah tenggara Bukhara, ada celah sempit di antara gunung-gunung batu. Letaknya di jalur utama antara Turkestan ke India dengan kordinat 38oN dan 67oE. Tempat itu kini bernama buzghol-khana dalam bahasa Turki, tetapi dulu nama Arabnya adalah bab al hadid. Orang Persia menyebutnya dar-i-ahani. Orang China menamakannya tie-men-kuan. Semuanya bermakna pintu gerbang besi.

Hiouen Tsiang alias Tong Sam Cong, seorang biksu pengembara China konon pernah melewati pintu berlapis besi itu dalam perjalanannya ke India di abad ke-7. Tidak jauh dari sana ada danau yang dinamakan Iskandar Kul. Di tahun 842 Khalifah Bani Abbasiyah, al-Watsiq, mengutus sebuah tim ekspedisi ke gerbang besi tadi. Mereka masih mendapati gerbang di antara gunung selebar 137 m dengan kolom besar di kiri kanan terbuat dari balok-balok besi yang dicor dengan cairan tembaga, tempat bergantung daun pintu raksasa. Persis seperti bunyi surat Al Kahfi. Pada Perang Dunia II, Winston Churchill, pemimpin Inggris, mengenali gerbang besi itu.

Al-Syarif al-Idrisi menegaskan hal itu melalui riwayat penelitian yang dilakukan Sallam, staf peneliti pada masa Khalifah al-Watsiq Billah (Abbasiah). Al-Watsiq pernah bermimpi tentang tembok penghalang yang dibangun oleh Iskandar Dzulkarnain untuk memenjarakan Ya’juj dan Ma’juj terbuka. Mimpi itu mendorong Khalifah untuk mengetahui perihal tembok itu saat itu, juga lokasi pastinya. Al-Watsiq menginstruksikan kepada Sallam untuk mencari tahu tentang tembok itu. Saat itu Sallam ditemani 50 orang. Penelitian tersebut memakan biaya besar. Tersebut dalam Nuzhat al-Musytaq, buku geografi, karya al-Idrisi, Al-Watsiq mengeluarkan biaya 5000 dinar uang emas untuk penelitian ini.

Rombongan Sallam berangkat ke Armenia. Di situ ia menemui Ishaq bin Ismail, penguasa Armenia. Dari Armenia ia berangkat lagi ke arah utara ke daerah-daerah Rusia. Ia membawa surat dari Ishaq ke penguasa Sarir, lalu ke Raja Lan, lalu ke penguasa Faylan (nama-nama daerah ini tidak dikenal sekarang). Penguasa Faylan mengutus lima penunjuk jalan untuk membantu Sallam sampai ke pegunungan Ya’juj dan Ma’juj.
27 hari Sallam mengarungi puing-puing daerah Basjarat. Ia kemudian tiba di sebuah daerah luas bertanah hitam berbau tidak enak. Selama 10 hari, Sallam melewati daerah yang menyesakkan itu. Ia kemudian tiba di wilayah berantakan, tak berpenghuni. Penunjuk jalan mengatakan kepada Sallam bahwa daerah itu adalah daerah yang dihancurkan oleh Ya’juj dan Ma’juj tempo dulu. 

Foto Kota kuno yg dihancurkan Yajuj Majuj di Gurun pasir hitam Karakum (tembok berlapis-lapis dari sisi luar kedalam disebut labirin menandakan keamanan saat itu menjadi prioritas).
TERKUAK LOKASI PENJARA TEMBOK BESI YA'JUJ MA'JUJ !
TERKUAK LOKASI PENJARA TEMBOK BESI YA'JUJ MA'JUJ !

Selama 6 hari, berjalan menuju daerah benteng. Daerah itu berpenghuni dan berada di balik gunung tempat Ya’juj dan Ma’juj berada. Sallam kemudian pergi menuju pegunungan Ya’juj dan Ma’juj. Di situ ia melihat pegunungan yang terpisah lembah. Luas lembah sekitar 150 meter. Lembah ini ditutup tembok berpintu besi sekitar 50 meter.

Dalam Nuzhat al-Musytaq, gambaran Sallam tentang tembok dan pintu besi itu disebutkan dengan sangat detail (Anda yang ingin tahu bentuk detailnya, silakan baca: Muzhat al-Musytaq fi Ikhtiraq al-Afaq, karya al-Syarif al-Idrisi, hal. 934 -938).

Al-Idrisi juga menceritakan bahwa menurut cerita Sallam penduduk di sekitar pegunungan biasanya memukul kunci pintu besi 3 kali dalam sehari. Setelah itu mereka menempelkan telinganya ke pintu untuk mendengarkan reaksi dari dalam pintu. Ternyata, mereka mendengar gema teriakan dari dalam. Hal itu menunjukkan bahwa di dalam pintu betul-betul ada makhluk jenis manusia yang konon Ya’juj dan Ma’juj itu.

Dalam Nuzhat al-Musytaq, al-Syarif al-Idrisi juga menuturkan bahwa Sallam pernah bertanya kepada penduduk sekitar pegunungan, apakah ada yang pernah melihat Ya’juj dan Ma’juj. Mereka mengaku pernah melihat gerombolan orang di atas tembok penutup. Lalu angin badai bertiup melemparkan mereka. Penduduk di situ melihat tubuh mereka sangat kecil. Setelah itu, Sallam pulang melalui Taraz (Kazakhtan), kemudian Samarkand (Uzbekistan), lalu kota Ray (Iran), dan kembali ke istana al-Watsiq di Surra Man Ra’a, Iraq. Ia kemudian menceritakan dengan detail hasil penelitiannya kepada Khalifah.

TERKUAK LOKASI PENJARA TEMBOK BESI YA'JUJ MA'JUJ !
Peta al idrisi abad 12 M dgn lokasi tembok Yajuj Majuj pada lingkaran garis merah

Kalau menurut penuturan Ibnu Bathuthah dalam kitab Rahlat Ibn Bathuthah pegunungan Ya’juj dan Ma’juj berada sekitar perjalanan 6 hari dari Cina. Penuturan ini tidak bertentangan dengan al-Syarif al-Idrisi. Soalnya di sebelah Barat Laut China adalah daerah-daerah Rusia.
Para arkeolog menemukan benteng tersebut pada awal abad ke-15 M, di belakang Jeihun dalam ekspedisi Balkh dan disebut sebagai “Babul Hadid” (Pintu Besi) di dekat Tarmidz. Timurleng pernah melewatinya, juga Syah Rukh dan ilmuwan German Slade Verger. Arkeolog Spanyol Klapigeo pada tahun 1403 H. Pernah diutus oleh Raja Qisythalah di Andalus ke sana dan bertamu pada Timurleng. “Babul Hadid” adalah jalan penghubung antara Samarqindi Uzbek dan India.

Jalur Sutera dan Babul Hadid


TERKUAK LOKASI PENJARA TEMBOK BESI YA'JUJ MA'JUJ !

map

Pembahasan
Ayat 86, Perjalanan Zulqarnain ke arah barat hingga dia melihat matahari terbenam di laut yang berlumpur hitam, ini adalah daerah pesisir timur Laut Hitam. Kemudian ayat 90, Zulqarnain melakukan perjalanan ke timur mendapati kaum yang tidak terlindungi dari cahaya matahari dan seolah2 matahari terbit dari permukaan bumi, ini adalah lokasi di sisi timur Laut Caspia yg merupakan padang gurun terbuka. (see map)

map

0 Komentar untuk "YA'JUJ MA'JUJ : Mengenal Lebih Dekat Yajuj dan Majuj dan Dzul Qarnain dari Berbagai Sumber"

Back To Top