Doa,Sejarah,Ilmu,Islam,Tafsir Quran,Palestina

Akibat Hutang & Riba : Malu Ditagih Hutang di Tempat Kerja, Satpam Pukul Tetangga Sendiri

Malu Ditagih Hutang di Tempat Kerja, Satpam Pukul Tetangga Sendiri

Petugas dari Polsek Danau Teluk, Minggu (15/7) lalu sekitar pukul 10.00, menangkap Faisal alias Bojen (45). Warga RT 03, Kelurahan Ulu Gedong, Kecamatan Danau Teluk ini ditangkap atas kasus penganiayaan.

Bojen ditangkap atas laporan polisi nomor LP/B/ 10/VII/2018/SPK III, tgl 10 Juli 2018. Dia dilaporkan oleh tetangganya sendiri, Abdurrahman Sayuti (60) warga RT 02, Kelurahan Olak Kemang, Kecamatan Danau Teluk.

Malu Ditagih Hutang

Informasi yang didapat, Sayuti dianiaya di Rumah Makan Sahabat Minang, di RT 8 Kelurahan Olak Kemang, Keamatan Danau Teluk, 10 Juli 2018 lalu, pada siang hari.

Saat itu, Bojen yang bekerja sebagai satpam itu, mendatangi Sayuti yang sedang di rumah makan tersebut. Dia marah-marah. Alasannya malu, karena ditagih hutang di tempatnya bekerja.

Dia pun langsung melayangkan bogem mentahnya ke arah Sayuti. Pria tua itu pun langsung terjatuh ke lantai, dan mengalami luka memar di bagian pelipis mata sebelah kanan. Sayuti tentu saja tak terima. Hutang tak dibayar, malah dapat pukulan. Dia pun melapor ke polisi untuk segera ditindak lanjuti.

Tak lama, anggota Reskrim Polsek Danau Teluk langsung melakukan penyelidikan dan diperoleh informasi keberadaan tersangka yang tengah berada di sebuah warung di Kelurahan Pasir Panjang, Kecamatan Danau Teluk.

Bojen pun langsung diamankan untuk pengusutan lebih lanjut. “Sekarang sedang diperiksa secara intensif,” kata Humas Polresta Jambi Brigpol Alamsyah Amir, saat dikonfirmasi Minggu (22/7). Atas perbuatannya, Bojen bakal dijerat Pasal 351 KUHP tentang penganiayaan. 
0 Komentar untuk "Akibat Hutang & Riba : Malu Ditagih Hutang di Tempat Kerja, Satpam Pukul Tetangga Sendiri"

Back To Top