Wednesday, July 25, 2018

Akibat Hutang & Riba : Pemuda di Bekasi Tega Bunuh Temannya karena Masalah Utang

Pemuda di Bekasi Tega Bunuh Temannya karena Masalah Utang

BEKASI - Jajaran Polres Metro Bekasi Kota berhasil mengungkap kasus pembunuhan seorang pemuda terhadap temannya, di kontrakan korban di Kampung Bahagia, Kecamatan Tambun, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Rabu 28 Februari 2018.

Kapolres Metro Bekasi, Kombes Candra Kumara mengatakan, pelaku TS (19), warga Kampung Dusun III, Desa Kalirejo, Kecamatan Kalirejo, Kabupaten Lampung Tengah mengaku kesal dengan korban IK (21), yang tak kunjung mengembalikan uang sebesar Rp1juta yang diberikan pelaku sebagai jaminan masuk kerja.

"Jadi sekitar 6 bulan lalu pelaku memberi uang Rp1 juta kepada korban, untuk jaminan masuk kerja. Tapi karena pelaku tidak juga masuk kerja, pelaku lalu meminta uangnya kembali," katanya saat gelar perkara kasus, Jumat (2/3/2018).

Namun karena korban tak juga mengembalikan uang, pelaku yang kepalang emosi kemudian menyusun rencana untuk menghabisi nyawa korban. Pada hari kejadian, pelaku yang sudah terlebih dulu menyiapkan senjata tajam berupa pisau di dalam tas punggungnya, berangkat menuju kafe Udin Ramen di Komplek Metland Tambun, Jalan Kalimalang Raya L1 Nomor 8 Desa Tambun, Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

"Sehabis dari kafe, pelaku lanjut berjalan kaki menuju kontrakan korban yang berjarak 700 meter. Pelaku lalu mengetok pintu kontrakan korban, namun tidak dibukakan pintu. Pelaku akhirnya menunggu di depan kontrakan korban," paparnya.

Sekitar pukul 01.00 WIB, pelaku bertemu dengan Dian, sepupu korban. Dian lalu menelefon korban dan memberitahu jika pelaku menunggu di luar kontrakan. Kemudian korban membukakan pintu dan mempersilahkan pelaku masuk. Di dalam kontrakan, pelaku kembali menanyakan kapan uangnya akan dikembalikan.

"Lalu korban menjawab jika uang tersebut sudah diserahkan kepada orang dalam yang ada di perusahaan. Pelaku pun diminta untuk bersabar," ujar Candra.

Tepat pukul 01.30 WIB, korban akhirnya tertidur, sementara pelaku duduk di samping korban. Dan sekira pukul 02.45 WIB, pelaku melancarkan niatnya dengan mengambil pisau di dalam tas dan menusukkannya ke leher korban sebanyak 1 kali. Korban yang kemudian terbangun langsung ditikam kembali oleh pelaku di bagian pinggang sebelah kanan.

Korban sempat berteriak minta tolong, namun pelaku langsung membekap mulutnya. Yakin korba tewas, pelaku lalu menyeret korban ke kamar mandi, kemudian lanjut mengepel lantai untuk menghilangkan bercak darah korban.

"Selanjutnya pelaku mengambil dompet korban, kunci sepeda motor dan handphone milik korban yang berada di bawah kasur," katanya.

Pelaku lalu meninggalkan lokasi kejadian sekira pukul 04.30 WIB, dan beristirahat di sebuah minimarket. Selanjutnya pelaku kembali ke kafe Udin Ramen untuk membantu mencuci piring hingga pukul 08.00 WIB. Setelah itu pada pukul 10.00 WIB, pelaku pergi ke Setu dengan mengendarai sepeda motor korban untuk melakukan medical check-up. Kemudian pada pukul 11.30 WIB pelaku kembali ke kafe Udin Ramen untuk beristirahat.

Barulah sekira pukul 21.00 WIB, pelaku dibekuk petugas di kafe Udin Ramen. Pelaku sempat melarikan diri, namun petugas berhasil menangkap. Pelaku dikenakan Pasal 340 subsidair 365 KUHP tentang Pembunuhan Berencana dan atau Pencurian dan Kekerasan.

"Ancaman hukuman pidana mati atau pidana penjara seumur hidup," ujar Candra.

Sementara barang bukti yang diamankan polisi, antara lain 1 unit sepeda motor Honda Beat warna putih bernopol F3158 IW berikut STNK, 1 buah pisau, 1 buah tas punggung warna hitam, 1 buah dompet berwarna merah berisi KTP, SIM, BPJS, Kartu Sehat dan Kartu Pelajar milik korban, 1 buah dompet warna merah berisi 2 KTP, kartu ATM, NPWP, kartu rumah sakit, buku tabungan Bank BCA, uang tunai Rp150 ribu, serta pakaian korban yang berlumuran darah.
Akibat Hutang & Riba : Pemuda di Bekasi Tega Bunuh Temannya karena Masalah Utang Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Hana Shidqia

0 comments:

Post a Comment

Loading...